Perbandingan Coolify vs Dokploy – Fitur, Performa, dan Harga

Muhamad Adin ArifinSenin, 15 Juni 2026 | 19:12 WIB
Perbandingan Coolify vs Dokploy - Fitur, Performa, dan Harga
Perbandingan Coolify vs Dokploy - Fitur, Performa, dan Harga

Coolify dan Dokploy sama-sama merupakan platform open-source yang membantu developer melakukan deployment aplikasi di VPS atau server pribadi tanpa harus mengelola semuanya secara manual. Secara umum, Coolify menawarkan ekosistem yang lebih matang dan fitur yang lebih lengkap, sedangkan Dokploy unggul dalam kesederhanaan penggunaan dan pengalaman deployment yang lebih ringan.

Bagi sebagian besar pengguna yang menginginkan fleksibilitas dan banyak integrasi, Coolify sering menjadi pilihan utama. Namun jika fokus utama adalah kemudahan setup dan antarmuka yang sederhana, Dokploy layak dipertimbangkan.

Tabel Perbandingan

Aspek Coolify Dokploy
Open Source Ya Ya
Self-hosted Ya Ya
Deploy dari Git Ya Ya
Docker Compose Ya Ya
Database bawaan Ya Ya
Multi-server Ya Ya
Tim dan organisasi Ya Ya
Kematangan proyek Lebih matang Lebih baru
Kemudahan penggunaan Baik Sangat mudah
Cocok untuk Developer, startup, agensi Developer individu dan tim kecil
Versi self-hosted Gratis Gratis

Sumber: dokumentasi resmi Coolify dan Dokploy.

Apa Itu Coolify?

Coolify adalah platform self-hosted Platform as a Service (PaaS) yang memungkinkan pengguna melakukan deployment aplikasi, database, dan berbagai layanan pada server sendiri. Coolify sering disebut sebagai alternatif open-source untuk Vercel, Railway, Heroku, atau Netlify.

Beberapa kemampuan utama Coolify:

  • Deploy langsung dari GitHub, GitLab, dan repository Git lainnya.
  • Manajemen database seperti PostgreSQL, MySQL, Redis, MongoDB, dan lainnya.
  • SSL otomatis.
  • Monitoring dasar.
  • Manajemen banyak server.
  • One-click deployment untuk berbagai layanan populer.
  • Dukungan tim dan environment.

Apa Itu Dokploy?

Dokploy adalah platform deployment open-source berbasis Docker dan Traefik yang dirancang untuk menyederhanakan proses deploy aplikasi ke server pribadi. Proyek ini diposisikan sebagai alternatif self-hosted untuk Heroku, Vercel, dan Netlify.

Fitur utama Dokploy meliputi:

  • Deployment aplikasi berbasis Git.
  • Dukungan Docker dan Docker Compose.
  • Manajemen database.
  • SSL otomatis.
  • Multi-server.
  • Monitoring dan logging.
  • Backup database dan volume.
  • Notifikasi melalui berbagai layanan seperti Discord, Telegram, Slack, dan webhook.

Perbandingan Fitur

1. Deployment Aplikasi

Keduanya mendukung deployment dari repository Git dan Docker.

Coolify menawarkan banyak template aplikasi siap pakai dan dukungan yang lebih luas terhadap berbagai stack modern. Pengguna dapat melakukan deployment aplikasi Node.js, Laravel, PHP, Python, Go, Rust, hingga berbagai layanan seperti Supabase dan N8N dengan relatif mudah.

Dokploy juga mendukung deployment aplikasi modern, tetapi fokus utamanya adalah memberikan pengalaman deployment yang sederhana dan cepat.

Pemenang: Coolify untuk fleksibilitas, Dokploy untuk kesederhanaan.

2. Dukungan Database

Kedua platform menyediakan deployment database populer seperti:

  • PostgreSQL
  • MySQL
  • MariaDB
  • Redis
  • MongoDB

Coolify memiliki katalog layanan dan template yang lebih luas sehingga lebih menarik bagi pengguna yang ingin membangun infrastruktur lengkap dari satu dashboard.

Pemenang: Coolify.

3. Multi-Server dan Skalabilitas

Coolify memungkinkan pengguna menghubungkan banyak server dari berbagai penyedia cloud melalui SSH. Tidak ada batasan jumlah server pada versi self-hosted.

Dokploy juga mendukung multi-server dan bahkan memiliki fitur Docker Swarm untuk kebutuhan yang lebih kompleks.

Pemenang: Seri, tergantung kebutuhan.

4. Backup dan Recovery

Dokploy memiliki sistem backup volume dan database yang terintegrasi dalam fitur resminya. Bahkan pada paket berbayar tersedia backup tanpa batas.

Coolify juga mendukung backup, namun konfigurasi dan pengelolaannya lebih bergantung pada infrastruktur yang digunakan pengguna.

Pemenang: Dokploy.

5. Tim dan Manajemen Pengguna

Coolify menyediakan manajemen tim tanpa pembatasan pada versi self-hosted.

Dokploy memiliki sistem organisasi, role, RBAC, dan dukungan 2FA pada paket tertentu.

Pemenang: Dokploy untuk kontrol akses yang lebih detail.

Perbandingan Performa

Menilai performa Coolify dan Dokploy tidak sesederhana membandingkan angka benchmark karena performa akhir lebih dipengaruhi oleh:

  • Spesifikasi VPS
  • Jumlah container
  • Database yang dijalankan
  • Beban aplikasi

Secara arsitektur, keduanya menggunakan Docker sehingga performa aplikasi yang dideploy umumnya hampir sama. Perbedaan lebih terasa pada konsumsi resource panel manajemennya.

Dalam pengalaman komunitas dan berbagai implementasi nyata, Dokploy sering dianggap lebih ringan karena fokusnya lebih sempit dan antarmukanya lebih sederhana. Sementara Coolify menawarkan lebih banyak fitur sehingga konsumsi resource panel biasanya sedikit lebih besar.

Untuk VPS kecil dengan RAM 2–4 GB:

  • Dokploy biasanya terasa lebih ringan.
  • Coolify tetap berjalan baik, tetapi akan lebih nyaman pada server dengan resource yang lebih longgar.

Pemenang: Dokploy untuk efisiensi resource.

Perbandingan Harga

Coolify

Versi self-hosted:

  • Gratis.
  • Semua fitur tersedia tanpa pembatasan fitur.

Coolify Cloud:

  • Mulai dari US$5 per bulan.
  • Termasuk 2 server.
  • Tambahan US$3 per server berikutnya.

Dokploy

Versi self-hosted:

  • Gratis dan open-source.

Dokploy Cloud:

  • Paket Hobby mulai US$4,50 per bulan per server.
  • Paket Startup mulai US$15 per bulan.

Mana yang Lebih Murah?

Jika menggunakan self-hosted:

  • Coolify = gratis.
  • Dokploy = gratis.

Jika menggunakan layanan cloud resmi:

  • Coolify biasanya lebih ekonomis untuk penggunaan multi-server.
  • Dokploy lebih cocok untuk pengguna yang hanya membutuhkan satu server dan layanan terkelola.

Coolify atau Dokploy, Mana yang Sebaiknya Dipilih?

Pilih Coolify jika:

  • Ingin fitur yang lebih lengkap.
  • Membutuhkan banyak template aplikasi.
  • Mengelola banyak proyek.
  • Menginginkan ekosistem yang lebih matang.
  • Berencana membangun platform self-hosting jangka panjang.

Pilih Dokploy jika:

  • Mengutamakan kemudahan penggunaan.
  • Menggunakan VPS dengan resource terbatas.
  • Fokus pada deployment aplikasi berbasis Docker.
  • Tidak membutuhkan terlalu banyak fitur tambahan.

Poin Penting yang Perlu Diingat

  • Coolify dan Dokploy sama-sama open-source dan dapat digunakan gratis secara self-hosted.
  • Coolify memiliki ekosistem dan fitur yang lebih lengkap.
  • Dokploy cenderung lebih sederhana dan ringan.
  • Performa aplikasi yang dideploy lebih bergantung pada spesifikasi server daripada platformnya.
  • Untuk kebutuhan jangka panjang dan banyak layanan, Coolify sering menjadi pilihan yang lebih fleksibel.
  • Untuk VPS kecil dan deployment sederhana, Dokploy sering terasa lebih praktis.

FAQ

Apakah Coolify lebih baik daripada Dokploy?

Tidak selalu. Coolify unggul dalam jumlah fitur dan kematangan proyek, sedangkan Dokploy unggul dalam kesederhanaan dan efisiensi resource.

Apakah keduanya gratis?

Ya. Keduanya menyediakan versi self-hosted gratis dan open-source.

Apakah Coolify bisa menggantikan Vercel?

Untuk banyak proyek, ya. Coolify dirancang sebagai alternatif self-hosted untuk layanan seperti Vercel, Railway, dan Heroku.

Apakah Dokploy cocok untuk production?

Ya. Dokploy mendukung deployment production dengan SSL otomatis, backup, monitoring, dan multi-server.

Mana yang lebih mudah dipelajari?

Sebagian besar pengguna baru akan merasa Dokploy lebih mudah dipahami karena antarmukanya lebih sederhana dan fitur yang lebih terfokus.