Sinopsis The Monkey King 2: Petualangan Sun Wukong dan Biksu Tang di Negeri Barat

RediksiaMinggu, 4 Februari 2024 | 10:25 WIB
Sinopsis The Monkey King 2, Petualangan Sun Wukong dan Biksu Tang di Negeri Barat
Sinopsis The Monkey King 2, Petualangan Sun Wukong dan Biksu Tang di Negeri Barat

DIKSIA.COM - Bagi kamu penggemar epik, pasti sudah tidak asing lagi dengan sosok , si Raja Kera pemberontak dari kisah klasik Perjalanan ke Barat. Kisahnya yang sarat dan humor telah diadaptasi ke berbagai media, termasuk layar lebar. Nah, kali ini kita akan membahas sekuel yang siap mengobati rasa rindu kamu pada si Kera Sakti yang ikonik.

adalah film yang merupakan sekuel dari film The Monkey King yang dirilis pada tahun 2014. Film ini disutradarai oleh Cheang Pou-soi dan dibintangi oleh Aaron Kwok, Gong Li, Feng Shaofeng, Xiaoshenyang, dan Him Law.

Film ini mengisahkan tentang perjalanan , seekor kera sakti yang baru saja dibebaskan dari penjara bawah gunung, bersama dengan dan dua sahabatnya, Zhu Bajie dan Sha Wujing, untuk mencari kitab suci Buddha di Negeri Barat. Namun, di tengah perjalanan, mereka harus menghadapi berbagai rintangan dan musuh, termasuk siluman ular putih yang haus darah, .

Latar Belakang

Film ini diadaptasi dari novel klasik Tiongkok, Perjalanan ke Barat, yang ditulis oleh Wu Cheng'en pada abad ke-16. Novel ini menceritakan tentang perjalanan nyata dari seorang biksu bernama Xuanzang (Tang Sanzang dalam film) yang pergi ke India untuk mengambil kitab suci Buddha pada abad ke-7.

Dalam novel ini, Xuanzang ditemani oleh empat pelindung, yaitu Sun Wukong (kera sakti), Zhu Bajie (babi rakus), Sha Wujing (siluman sungai), dan Yulong (putra naga). Mereka mengalami berbagai dan pertempuran melawan siluman-siluman jahat yang ingin menghalangi atau memakan mereka.

Alur Cerita

Film ini dimulai dengan adegan 500 tahun sebelum peristiwa film pertama, ketika Sun Wukong (Donnie Yen) mengacaukan istana langit dan bertarung melawan Dewa Kaisar. Sun Wukong akhirnya dikalahkan oleh Buddha dan dipenjara di bawah Gunung Lima Puncak. 500 tahun kemudian, seorang biksu muda bernama Tang Sanzang (Feng Shaofeng) diperintahkan oleh Buddha untuk pergi ke Negeri Barat untuk mengambil kitab suci.