Resensi Novel Sunda Laleur Bodas karya Ajip Rosidi

Avatar of Rediksia
Resensi Novel Sunda Laleur Bodas karya Ajip Rosidi
Resensi Novel Sunda Laleur Bodas karya Ajip Rosidi

DIKSIA.COM - adalah salah satu karya sastra yang patut dibaca oleh para pecinta novel. Novel ini ditulis oleh , seorang sastrawan dan budayawan asal Jawa Barat yang terkenal dengan karya-karyanya yang beragam dan berkualitas. Novel ini pertama kali terbit pada tahun 1973 dan telah dicetak ulang beberapa kali.

Novel ini mengisahkan tentang kisah dan yang dialami oleh Basri dan Lili, sepasang suami istri yang tinggal di sebuah desa di Jawa Barat. Mereka hidup bahagia dan harmonis, hingga suatu hari mereka mendapat gangguan dari Didi, seorang pemuda yang iri dan dendam kepada mereka. Didi berusaha untuk mencelakakan Basri dengan berbagai cara, namun selalu gagal karena ada sesuatu yang melindungi Basri. Sesuatu itu adalah , sebuah surat pendek yang misterius yang selalu datang tepat waktu untuk memberi peringatan dan petunjuk kepada Basri.

Siapakah sebenarnya Laleur Bodas? Apa hubungannya dengan Basri dan Lili? Bagaimana akhir dari kisah dan ini? Temukan jawabannya dalam Laleur Bodas yang sarat dengan nilai-nilai kehidupan, budaya, dan moral.

Identitas Novel

Berikut adalah identitas lengkap dari novel Sunda Laleur Bodas:

  • Judul: Laleur Bodas
  • Penulis:
  • Penerbit: Balai Pustaka
  • Tahun Terbit: 1973
  • Genre: Misteri, Romantis
  • Bahasa: Sunda
  • Jumlah Halaman: 160

Sinopsis Novel

Novel ini dimulai dengan pengenalan tokoh-tokoh utamanya, yaitu Basri, Lili, Didi, dan Sumarni. Basri dan Lili adalah sepasang suami istri yang tinggal di sebuah desa di Jawa Barat. Mereka adalah contoh pasangan yang ideal, yang saling mencintai, menghormati, dan membantu satu sama lain. Mereka juga dikenal sebagai orang-orang yang baik, ramah, dan dermawan oleh tetangga-tetangganya.

Didi adalah seorang pemuda yang tinggal di desa yang sama dengan Basri dan Lili. Ia adalah anak dari seorang kaya yang sombong dan angkuh. Ia juga memiliki sifat yang buruk, yaitu iri, dengki, licik, dan suka mengganggu orang lain. Ia sering berbuat onar dan membuat masalah di desa. Ia juga memiliki nafsu yang besar terhadap Lili, istri Basri, yang ia anggap sebagai wanita tercantik di desa.