Novel Cinta Dalam Diam by Shineeminka

RediksiaJumat, 9 Februari 2024 | 21:59 WIB
Novel Cinta Dalam Diam by Shineeminka
Novel Cinta Dalam Diam by Shineeminka. Foto: www.pidaalandrian.com

DIKSIA.COM - memang selalu menarik untuk dibaca, apalagi jika novel tersebut menceritakan kisah cinta sejati yang menginspirasi. Salah satu novel yang bisa membuat kamu terhanyut dalam alur ceritanya adalah novel Cinta Dalam karya .

Novel ini bercerita tentang dan , dua orang yang saling mencintai dalam diam, hanya dengan doa sebagai jalan untuk menjaga kesucian cinta mereka. Novel ini diadaptasi dari kisah nyata Ali bin Abi Thalib dan Fatimah Az-Zahra, putri Nabi Muhammad SAW.

Detail Novel

Berikut adalah detail novel Cinta Dalam Diam yang perlu kamu ketahui:

  • Judul: Cinta Dalam Diam
  • Pengarang: Shineeminka
  • Genre: Romance, Fiksi, Spiritual
  • Bab: 28
  • Bahasa: Indonesia
  • Penerbit:
  • Peringkat: 3.99 dari 5 bintang (berdasarkan 345 rating dan 27 di 1)

Sinopsis

Novel Cinta Dalam Diam mengisahkan tentang Ali, seorang pemuda yang sangat mencintai Fatimah, putri Nabi Muhammad SAW. Ali adalah sepupu sekaligus sahabat dekat Nabi Muhammad SAW. Ali selalu berada di sisi Nabi Muhammad SAW sejak kecil, bahkan menjadi orang pertama yang mengucapkan syahadat setelah Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu pertama.

Ali juga dikenal sebagai pemberani, jujur, dan cerdas. Namun, Ali tidak pernah menyatakan cintanya kepada Fatimah, karena ia merasa tidak pantas untuknya. Ali hanya berdoa agar Allah SWT memberikan yang terbaik untuk Fatimah.

Fatimah, seorang putri yang sangat cantik, sholehah, dan bijaksana. Fatimah adalah putri kesayangan Nabi Muhammad SAW, yang selalu menemani dan membantu beliau dalam berbagai kesulitan. Fatimah juga sangat mencintai Ali, namun ia juga tidak pernah mengungkapkan perasaannya. Fatimah hanya berharap agar Allah SWT mengabulkan doanya untuk bersama dengan Ali.

Kisah cinta Ali dan Fatimah berawal dari sebuah mimpi yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam mimpi tersebut, Nabi Muhammad SAW melihat Ali dan Fatimah bersanding sebagai pengantin. Nabi Muhammad SAW kemudian menafsirkan mimpi tersebut sebagai isyarat bahwa Ali dan Fatimah adalah jodoh yang ditakdirkan oleh Allah SWT.