Cerita Laskar Pelangi: Kisah Inspiratif yang Menyentuh Hati

RediksiaSelasa, 19 Desember 2023 | 14:03 WIB
Cerita Laskar Pelangi
Cerita Laskar Pelangi

DIKSIA.COM - adalah salah satu novel terlaris di Indonesia yang ditulis oleh Andrea Hirata. Novel ini bercerita tentang kehidupan sepuluh anak dari keluarga miskin yang bersekolah di sebuah sekolah Muhammadiyah di Belitung yang penuh dengan keterbatasan.

Novel ini merupakan bagian pertama dari tetralogi Laskar Pelangi, yang dilanjutkan dengan Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov.

Latar Belakang Cerita

Novel ini terinspirasi dari pengalaman pribadi Andrea Hirata saat bersekolah di SD Muhammadiyah Gantong, Belitung. Andrea Hirata menggambarkan kondisi sekolahnya yang sangat sederhana, dengan fasilitas yang minim, dan terancam ditutup oleh Departemen karena jumlah siswa yang kurang dari sepuluh orang.

Namun, berkat semangat dan tekad para guru dan siswa, sekolah itu tetap bertahan dan menjadi saksi dari berbagai kisah menarik yang dialami oleh para tokoh dalam novel ini.

Tokoh-tokoh Utama

Tokoh-tokoh utama dalam novel ini adalah sepuluh anak yang menjadi anggota Laskar Pelangi, yaitu:

  • Ikal, tokoh utama dan sekaligus narator dalam novel ini. Ia adalah anak yang cerdas, kritis, dan bercita-cita menjadi penulis.
  • Lintang, anak jenius yang sangat pandai dalam bidang matematika dan sains. Ia harus bersepeda sejauh 80 km setiap hari untuk bersekolah, dan membantu ayahnya sebagai nelayan.
  • Mahar, anak yang memiliki bakat seni dan kepercayaan mistis. Ia sering membuat pertunjukan sulap dan wayang kulit untuk menghibur teman-temannya.
  • A Kiong, anak keturunan Tionghoa yang suka bermain musik dan menyanyi. Ia juga pandai berbahasa Mandarin dan Hokkian.
  • Syahdan, anak yang suka bermain sepak bola dan bercita-cita menjadi pemain profesional. Ia juga memiliki kemampuan menghafal yang luar biasa.
  • Kucai, anak yang menjadi ketua kelas dan sering berpidato. Ia memiliki rambut yang keriting dan suka memimpin.
  • Borek, anak yang memiliki tubuh yang besar dan kuat. Ia sering menjadi penengah dalam konflik dan bersikap baik hati.
  • Trapani, anak yang suka bercanda dan membuat lelucon. Ia sering menjadi sasaran ejekan karena memiliki gigi yang ompong.
  • Samson, anak yang memiliki tubuh yang kecil dan kurus. Ia sering menjadi korban bully karena dianggap bodoh dan penakut.
  • Harun, anak yang memiliki keterbelakangan mental. Ia menjadi penyelamat sekolah dari ancaman penutupan karena menjadi siswa kesepuluh yang mendaftar.

Alur Cerita

Alur cerita novel ini mengikuti perjalanan Laskar Pelangi selama lima tahun bersekolah di SD Muhammadiyah Gantong.