Virgin Forest, Film Filipina yang Dibintangi Angeli Khang

Avatar of Rediksia
Virgin Forest, Film Filipina yang Dibintangi Angeli Khang
Virgin Forest, Film Filipina yang Dibintangi Angeli Khang

DIKSIA.COM - Hutan perawan (Virgin Forest), bagi sebagian orang, adalah tempat yang eksotis dan menyimpan pesona alam yang tak terjamah. Tapi bagi Francis, sang fotografer, hutan ini justru menjadi awal petualangan penuh bahaya dan misteri. Film “Virgin Forest” mengajak kita menelusuri lika-liku hutan belantara, tak hanya keindahannya, tapi juga sisi gelap yang tersembunyi.

Film ini dirilis pada Juni 2022 dan disutradarai oleh Brillante Mendoza, sosok berpengalaman di industri film . Dibintangi oleh dan , “Hutan Perawan” mengaduk-aduk emosi penonton dengan kisah seorang fotografer yang tersandung pada praktik di tengah hutan perawan yang seharusnya dilindungi.

Detail Film

  • Judul: Hutan Perawan (Virgin Forest)
  • Genre: Thriller,
  • Rating: 18+
  • Durasi: 108 menit
  • Biaya Produksi: Tidak diketahui
  • Bahasa: Tagalog
  • Tanggal Rilis: 24 Juni 2022
  • Sutradara: Brillante Mendoza
  • Pemeran: , , Julio Diaz, Azi Acosta

Sinopsis Film Virgin Forest

Francis, seorang fotografer, ditugaskan untuk mengambil gambar bunga langka di hutan perawan. Namun, perjalanannya berubah menjadi mimpi buruk ketika ia menemukan sebuah tempat terlarang: sebuah rumah bordil ilegal yang menjadi korban para penebang kayu. Francis harus berhadapan dengan bahaya dan dilema moral untuk menyelamatkan para wanita yang terperangkap di sana.

Perkembangan Karakter yang Intens

“Hutan Perawan” tidak hanya menampilkan keindahan alam, tetapi juga menggali sisi gelap manusia. Francis mengalami transformasi karakter yang dramatis, dari seorang fotografer yang naif menjadi sosok yang berani melawan ketidakadilan. Perjuangannya diimbangi oleh para wanita yang berusaha bertahan hidup dalam situasi yang mengerikan.

Ulasan Film

Film ini menyajikan kritik yang tajam terhadap sumber daya alam dan perdagangan manusia. Adegan-adegannya realistis dan brutal, namun tidak berlebihan. Akting para pemain, terutama Kiko Estrada dan Angeli Khang, patut diacungi jempol. Sinematografi yang apik berhasil menangkap keindahan dan kekejaman hutan perawan.