Sinopsis Oppenheimer, Kisah Fisikawan di Balik Bom Atom

RediksiaJumat, 10 Juli 2026 | 12:54 WIB
Sinopsis Film Oppenheimer, Kisah Nyata Sang Bapak Bom Atom
Sinopsis Film Oppenheimer, Kisah Nyata Sang Bapak Bom Atom. Foto: TMDB

Oppenheimer adalah film biografi sekaligus thriller sejarah yang disutradarai Christopher Nolan, dirilis pada 21 Juli 2023 oleh Universal Pictures. Film ini diadaptasi dari buku biografi American Prometheus karya Kai Bird dan Martin J. Sherwin yang terbit pada 2005. Ceritanya berpusat pada J. Robert Oppenheimer, fisikawan teoretis Amerika yang memimpin pengembangan bom atom pertama di dunia.

Cillian Murphy berperan sebagai Oppenheimer, didampingi Robert Downey Jr. sebagai Lewis Strauss, anggota Komisi Energi Atom Amerika Serikat. Jajaran pemeran lain mencakup Emily Blunt, Matt Damon, Florence Pugh, Josh Hartnett, Casey Affleck, Rami Malek, dan Kenneth Branagh. Film berdurasi sekitar tiga jam ini menggabungkan drama personal dengan latar sejarah Perang Dunia II yang kelam.

Alur Cerita

Kisah bermula dari masa muda Oppenheimer sebagai mahasiswa di Harvard, lalu melanjutkan studi ke Cambridge dan Goettingen. Di sana ketertarikannya pada fisika teoretis tumbuh, membawanya kembali ke Amerika Serikat sebagai salah satu ilmuwan paling menjanjikan di zamannya.

Ketika Perang Dunia II pecah, Oppenheimer direkrut untuk memimpin Proyek Manhattan, program rahasia pemerintah Amerika Serikat untuk mengembangkan senjata nuklir sebelum Jerman berhasil lebih dulu. Ia bekerja sama dengan Jenderal Leslie Groves, diperankan Matt Damon, membangun laboratorium rahasia di Los Alamos, New Mexico. Di tengah tekanan perang, tim ilmuwan lintas negara berlomba menyelesaikan bom yang berpotensi mengubah jalannya sejarah.

Namun begitu bom itu benar-benar diuji dan digunakan, Oppenheimer dihadapkan pada beban moral atas ciptaannya sendiri. Ia mulai bimbang antara kebanggaan sebagai ilmuwan dan tanggung jawab atas dampak kemanusiaan dari senjata yang ia ciptakan. Alih-alih hanya merayakan keberhasilan ilmiah, ia justru menyuarakan keprihatinan terhadap perlombaan senjata nuklir yang mengancam masa depan dunia.

Sikap itu membuat loyalitasnya dipertanyakan di tengah iklim politik pascaperang yang penuh kecurigaan. Film ini turut mendramatisasi sidang keamanan Oppenheimer pada 1954, momen yang menjadi titik balik penting dalam hidupnya. Untuk mengetahui bagaimana babak akhir kisah ini berakhir, penonton perlu menyaksikannya langsung di layar.

Gaya Bertutur Nolan

Yang membuat Oppenheimer terasa berbeda dari film biopik pada umumnya adalah cara Nolan menyusun narasinya. Alur cerita tidak berjalan linear, melainkan berpindah antara masa kejayaan Oppenheimer di Los Alamos dan sidang keamanannya bertahun-tahun kemudian. Nolan juga membedakan sudut pandang lewat visual: adegan berwarna menggambarkan perspektif Oppenheimer, sementara adegan hitam-putih menampilkan sudut pandang Strauss.

Pencapaian Film

Sejak dirilis, Oppenheimer meraih pujian kritikus luas dan membukukan pendapatan lebih dari 976 juta dolar AS secara global, menjadikannya film terlaris ketiga tahun 2023. Di ajang Academy Awards ke-96, film ini masuk 13 nominasi dan memenangkan tujuh kategori, termasuk Film Terbaik, Sutradara Terbaik untuk Nolan, Aktor Terbaik untuk Murphy, dan Aktor Pendukung Terbaik untuk Downey Jr. Pencapaian ini menegaskan posisi Oppenheimer sebagai salah satu karya biografi paling berpengaruh dalam sejarah perfilman modern.