Sinopsis Film Vanguard, Aksi Seru Jackie Chan dan Timnya Melawan Teroris

RediksiaMinggu, 11 Februari 2024 | 15:03 WIB
Sinopsis Film Vanguard, Aksi Seru Jackie Chan dan Timnya Melawan Teroris
Sinopsis Film Vanguard, Aksi Seru Jackie Chan dan Timnya Melawan Teroris

DIKSIA.COM - Film adalah yang dirilis pada tahun 2020, yang dibintangi oleh aktor legendaris dan aktor muda .

Film ini disutradarai oleh Stanley Tong, yang pernah bekerja sama dengan dalam beberapa film sebelumnya, seperti Police Story 3: Supercop, Rumble in the Bronx, dan Kung Fu Yoga.

Film ini mengisahkan tentang sebuah perusahaan keamanan rahasia yang bernama , yang harus melindungi seorang akuntan dan putrinya dari ancaman kelompok internasional.

Alur Cerita

Ruohan Xu (Fareeda) adalah seorang akuntan yang bekerja untuk seorang pengusaha kaya bernama Qin Guoli (Jackson Lou).

Suatu hari, ia mendapat telepon dari seorang pria yang mengaku sebagai mantan klien Qin, yang mengancam akan membunuhnya jika ia tidak memberikan informasi tentang harta Qin.

Ruohan tidak tahu bahwa pria itu adalah Broto (Brahim Chab), pemimpin dari kelompok Arctic Wolves, yang ingin membalas dendam kepada Qin karena telah mengkhianati mereka dalam sebuah transaksi senjata.

Untuk melindungi dirinya dan putrinya, Fareeda (Xu Ruohan), Ruohan meminta bantuan dari Vanguard, sebuah perusahaan keamanan rahasia yang dipimpin oleh Tang Huanting (Jackie Chan).

Tang mengirimkan timnya yang terdiri dari Lei Zhenyu (), Mi Ya (Miya Muqi), Zhang Kaixuan (Lun Ai), dan Shendiao (Zhu Zhengting) untuk menjemput Ruohan dan Fareeda di London.

Namun, mereka disergap oleh Arctic Wolves, yang berhasil menculik Fareeda dan melarikan diri. Tang dan timnya tidak menyerah, dan terus mengejar Arctic Wolves, yang membawa Fareeda ke Afrika.

Di sana, mereka berhadapan dengan pasukan lokal yang bekerja sama dengan Arctic Wolves, dan juga binatang-binatang buas seperti singa dan buaya.

Mereka juga mendapat bantuan dari seorang agen Interpol bernama Laila (Trishna Singh), yang juga mengejar Arctic Wolves karena terlibat dalam kasus terorisme global.