Sinopsis Film Thappad: Kisah Inspiratif Wanita yang Berani Membela Haknya Setelah Dapat Tamparan dari Suami

RediksiaJumat, 9 Februari 2024 | 06:15 WIB
Sinopsis Film Thappad, Kisah Inspiratif Wanita yang Berani Membela Haknya Setelah Dapat Tamparan dari Suami
Sinopsis Film Thappad, Kisah Inspiratif Wanita yang Berani Membela Haknya Setelah Dapat Tamparan dari Suami

DIKSIA.COM - Film Thappad adalah yang disutradarai oleh dan dibintangi oleh . Film ini dirilis pada tahun 2020 dan mendapat banyak pujian dari kritikus dan penonton.

Film ini bercerita tentang kisah Amrita, seorang wanita yang memutuskan untuk mengevaluasi hidupnya setelah suaminya menamparnya sekali dalam sebuah pesta. Film ini mengangkat isu dan untuk mendapatkan rasa hormat dan kebahagiaan.

Latar Belakang Film Thappad

Film Thappad terinspirasi dari sebuah kisah nyata yang dialami oleh sutradara Anubhav Sinha. Dia pernah menyaksikan seorang temannya menampar istrinya di depan umum dan merasa tidak nyaman dengan hal itu. Dia kemudian berpikir tentang dampak yang ditimbulkan oleh satu tamparan bagi hubungan suami istri.

Dia juga ingin menyoroti masalah sosial yang sering dianggap sepele oleh masyarakat, yaitu kekerasan dalam rumah tangga. Dia berharap film ini bisa menjadi mata air bagi para wanita yang mengalami hal serupa.

Alur Cerita Film Thappad

Film Thappad mengikuti kisah Amrita (Taapsee Pannu) dan Vikram (Pavail Gulati), pasangan yang tampak bahagia dan harmonis. Amrita adalah seorang ibu rumah tangga yang mengurus suami dan rumahnya dengan penuh cinta. Vikram adalah seorang eksekutif yang berambisi untuk mendapatkan promosi dan pindah ke London.

Mereka mengadakan pesta di rumah mereka untuk merayakan kesuksesan Vikram. Namun, di pesta itu, Vikram mendapat kabar buruk bahwa kontrak promosinya telah dibatalkan oleh bosnya. Dia marah dan bertengkar dengan bosnya. Saat Amrita mencoba menenangkan suaminya, Vikram menamparnya di depan semua orang.

Tamparan itu menjadi titik balik bagi Amrita. Dia merasa tersinggung dan tidak dihargai oleh suaminya. Dia mulai menyadari bahwa dia telah mengorbankan banyak hal untuk suaminya, tetapi tidak mendapatkan apa-apa sebagai balasannya. Dia juga merasa bahwa suaminya tidak pernah menghormati atau menghargai dirinya sebagai individu.