Sinopsis Film Ancika 1995, Kisah Cinta Dilan Setelah Milea

Avatar of Rediksia
Sinopsis Film Ancika 1995, Kisah Cinta Dilan Setelah Milea
Sinopsis Film Ancika 1995, Kisah Cinta Dilan Setelah Milea

DIKSIA.COM - Ingat , cowok pujaan hati yang sukses bikin baper lewat puisi-puisinya? Setelah kisah cintanya dengan Milea berakhir, ternyata perjalanan romansa belum usai. Film “ 1995” hadir sebagai kelanjutan kisah Dilan, membuka lembaran baru dengan sosok perempuan bernama .

adalah yang menjadi lanjutan dari trilogi , yaitu Dilan 1990, Dilan 1991, dan Milea: Suara dari Dilan. Film ini diadaptasi dari novel berjudul sama karya dan disutradarai oleh Benni Setiawan. Film ini dibintangi oleh Arbani Yasiz, Zee JKT 48, Yeyen Lidya, Kenes Andari, Irgi Fahrezi, Daffa Wardhana, Putri Ziani, dan Sendy Hilman.

Film ini menceritakan Dilan setelah ia putus dari Milea saat berada di bangku SMA. Dilan, yang sekarang menjadi mahasiswa, bertemu dan jatuh cinta pada Ancika, seorang siswi SMA. Meskipun mereka berada di jenjang pendidikan yang berbeda, takdir membawa mereka ke dalam yang unik.

Latar Belakang Film Ancika 1995

mengambil latar waktu pada tahun 1995, empat tahun setelah Dilan dan Milea putus. Dilan yang saat itu berkuliah di Bandung, masih merasakan luka akibat perpisahan dengan Milea. Ia pun mencoba melupakan Milea dengan bergabung dengan geng motor bernama Cobra.

Ancika, yang diperankan oleh Zee JKT 48, adalah seorang gadis berusia 17 tahun yang tinggal di Jakarta. Ia adalah anak bungsu dari pasangan yang bercerai. Ia tinggal bersama ibunya, Kenes Andari, dan kakaknya, Irgi Fahrezi. Ia adalah siswi SMA yang cerdas dan aktif di berbagai kegiatan ekstrakurikuler.

Ancika memiliki prinsip bahwa ia tidak akan pernah jatuh cinta pada seorang laki-laki, apalagi yang berhubungan dengan geng motor. Ia membenci geng motor karena ia menganggap mereka sebagai penyebab kerusuhan dan kekerasan. Ia juga tidak mau terlibat dalam hubungan asmara yang hanya akan membuatnya menderita.

Pertemuan Dilan dan Ancika

Pertemuan pertama Dilan dan Ancika terjadi secara tidak sengaja di sebuah terminal bus. Dilan yang sedang menunggu bus untuk pulang ke Bandung, melihat Ancika yang sedang berdiri sendirian di dekat gerbang masuk. Ia pun tertarik pada Ancika dan mencoba mendekatinya.