Review Film Kereta Berdarah, Teror Misterius di Kereta Menuju Resort Sangkara

Avatar of Rediksia
Review Film Kereta Berdarah, Teror Misterius di Kereta Menuju Resort Sangkara
Review Film Kereta Berdarah, Teror Misterius di Kereta Menuju Resort Sangkara

DIKSIA.COM - Apakah kamu suka menonton ? Jika iya, maka kamu tidak boleh melewatkan terbaru yang akan tayang di bioskop pada 1 Februari 2024. Film ini berjudul , karya dari sutradara yang terkenal dengan film-film seperti Kuntilanak, Suster Ngesot, dan Jelangkung.

Film mengisahkan tentang perjalanan healing yang dilakukan oleh kakak beradik bernama Purnama dan Kembang. Purnama mengajak adiknya yang baru saja sembuh dari penyakit kanker untuk berlibur ke sebuah resor alam yang baru dibuka di lokasi terpencil.

Namun untuk menuju resor tersebut, Purnama dan Kembang harus menaiki kereta bernama Sangkara. Di sinilah teror misterius mulai mengancam nyawa mereka dan penumpang lainnya. Bagaimana kisah selengkapnya? Simak ulasan berikut ini.

Sinopsis Film Kereta Berdarah

Para pecinta film horor Indonesia, bersiaplah merinding! Film terbaru “Kereta Berdarah” telah resmi tayang di bioskop sejak 1 Februari 2024. Disutradarai oleh , film ini siap mengajak kamu berpetualang dalam perjalanan penuh teror di atas kereta tua menuju sebuah resor terpencil.

Film Kereta Berdarah dimulai dengan adegan Purnama () yang baru saja mendapatkan kabar baik bahwa ia telah sembuh dari kanker yang dideritanya. Ia merasa bersyukur dan ingin merayakan kesembuhannya dengan cara yang spesial. Ia pun mengajak adiknya, Kembang (), untuk berlibur ke sebuah resor alam yang baru dibuka di tempat terpencil.

Resor tersebut bernama Sangkara, yang menawarkan pemandangan alam yang indah dan fasilitas yang mewah. Untuk menuju resor tersebut, mereka harus menaiki kereta khusus yang melayani perjalanan ke sana. Kereta tersebut juga bernama Sangkara, yang merupakan kereta wisata yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas hiburan.

Purnama dan Kembang berangkat dengan penuh semangat dan harapan. Mereka berharap bisa menikmati liburan yang menyenangkan dan menyembuhkan luka-luka mereka. Namun, harapan mereka sirna ketika mereka mengetahui bahwa kereta yang mereka tumpangi ternyata memiliki sejarah kelam.