Agak Laen, Film Komedi Horor dengan Sentuhan Satire dan Kritik Sosial?

RediksiaJumat, 2 Februari 2024 | 09:20 WIB
Agak Laen, Film Komedi Horor dengan Sentuhan Satire dan Kritik Sosial

DIKSIA.COM - Dunia perfilman Indonesia semakin diramaikan dengan kehadiran ” yang resmi tayang perdana pada 1 Februari 2024. Film bergenre ini tak hanya mengocok perut penonton, tetapi juga membawa segudang pesan melalui yang cerdas dan mengena.

Disutradarai oleh , “Agak Laen” menawarkan cerita segar yang dekat dengan keseharian masyarakat. Film ini berkisah tentang empat orang sahabat karib: Agam, Bimo, Coki, dan Dimas yang memiliki mimpi untuk bisa sukses dan kaya raya. Mereka pun terlibat dalam berbagai usaha nyeleneh dan absurd demi meraih impian tersebut.

Film Agak Laen adalah sebuah film komedi yang diproduksi oleh Imajinari, rumah produksi yang sebelumnya merilis film Ngeri-Ngeri Sedap. Film ini diadaptasi dari populer dengan nama yang sama yang dibawakan oleh empat komika ternama, yaitu Boris Bokir, Indra Jegel, Bene Dion, dan Oki Rengga. Film ini disutradarai dan ditulis oleh Muhadkly Acho, seorang komika yang juga pernah menyutradarai film Ngenest dan Susah Sinyal. Film ini tayang di bioskop sejak 1 Februari 2024.

Film Agak Laen mengikuti kisah empat sahabat yang mengelola sebuah di pasar malam. Karena dianggap tidak menyeramkan lagi, keempatnya berinisiatif untuk melakukan renovasi. Namun nahas, setelah rumah hantu tersebut ramai kembali, seorang pengunjung dengan riwayat penyakit jantung justru tewas di tempat.

Hal ini kemudian menimbulkan masalah besar bagi mereka, karena ternyata pengunjung tersebut adalah seorang politikus yang sedang mencalonkan diri sebagai presiden. Mereka pun harus berusaha menyembunyikan jenazah tersebut dari kejaran polisi, media, dan keluarga korban.

Ulasan

Film Agak Laen adalah film yang murni bergenre komedi, dengan sedikit bumbu horor yang hanya dijadikan sebagai latar belakang cerita. Film ini berhasil membuat penonton tertawa terus-menerus dari awal hingga akhir. Hal ini karena film ini memanfaatkan kekompakan dan kekocakan dari empat pemeran utamanya, yang juga merupakan komika profesional.