Konjungsi Temporal: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Cara Menggunakannya

RediksiaSelasa, 6 Februari 2024 | 12:38 WIB
Konjungsi Temporal - Pengertian, Fungsi, Jenis dan Cara Menggunakannya
Konjungsi Temporal - Pengertian, Fungsi, Jenis dan Cara Menggunakannya

DIKSIA.COM - adalah salah satu jenis konjungsi atau kata hubung yang berhubungan dengan waktu. Konjungsi temporal digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih kalimat yang memiliki keterkaitan waktu, baik yang sederajat maupun yang tidak sederajat. Konjungsi temporal juga bisa digunakan untuk menyatakan kapan, berapa lama, atau seberapa sering suatu peristiwa terjadi.

Artikel ini akan menjelaskan pengertian, fungsi, jenis, dan contoh kalimat konjungsi temporal dalam . Artikel ini juga akan memberikan untuk menggunakan konjungsi temporal dengan benar dan efektif. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Pengertian Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal adalah kata hubung yang berkenaan dengan waktu, baik dalam kalimat atau antarkalimat. Konjungsi temporal bisa disebut juga dengan . Konjungsi temporal berfungsi untuk menghubungkan dua atau lebih kalimat yang memiliki hubungan waktu, baik yang sederajat maupun yang tidak sederajat. Konjungsi temporal juga berfungsi untuk menyatakan kapan, berapa lama, atau seberapa sering suatu peristiwa terjadi.

Contoh konjungsi temporal adalah: sebelum, sesudah, ketika, setelah, sementara, selama, sejak, hingga, sampai, segera, kemudian, dll.

Contoh kalimat yang menggunakan konjungsi temporal adalah:

  • Kita harus menyelesaikan tugas ini sebelum jam 12 siang.
  • Sesudah makan siang, dia langsung tidur siang.
  • Ketika hujan turun, aku melihat pelangi di langit.
  • Dia baru pulang setelah maghrib.
  • Sementara kamu belajar, aku akan memasak untuk kamu.
  • Selama pandemi, kita harus tetap menjaga kesehatan dan protokol kesehatan.
  • Sejak kecil, dia sudah suka membaca buku.
  • Dia bekerja hingga larut malam.
  • Aku akan menunggu kamu sampai kamu datang.
  • Segera setelah kamu selesai, hubungi aku ya.
  • Dia mandi kemudian sarapan.

Fungsi Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal memiliki dua fungsi utama, yaitu:

  • Menghubungkan , baik yang sederajat maupun yang tidak sederajat. Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari dua atau lebih kalimat tunggal yang dihubungkan oleh konjungsi. Kalimat majemuk sederajat adalah kalimat majemuk yang kedua kalimat tunggalnya memiliki kedudukan yang sama. Kalimat majemuk tidak sederajat adalah kalimat majemuk yang kedua kalimat tunggalnya memiliki kedudukan yang berbeda, yaitu kalimat utama dan kalimat anak.
  • Menyatakan waktu. Konjungsi temporal bisa digunakan untuk menyatakan kapan, berapa lama, atau seberapa sering suatu peristiwa terjadi. Konjungsi temporal bisa menunjukkan urutan waktu, durasi waktu, frekuensi waktu, atau kondisi waktu.

Jenis Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal terbagi menjadi dua jenis, yaitu konjungsi temporal sederajat dan konjungsi temporal tidak sederajat. Berikut adalah penjelasan dan contoh masing-masing jenis konjungsi temporal.

Konjungsi Temporal Sederajat

Konjungsi temporal sederajat adalah konjungsi temporal yang menghubungkan dua atau lebih kalimat tunggal yang memiliki kedudukan yang sama atau sederajat. Konjungsi temporal sederajat biasanya digunakan untuk menyatakan urutan waktu atau sebab akibat. Konjungsi temporal sederajat antara lain: kemudian, lalu, maka, sehingga, dll.