Resensi Novel Sunda Payung Butut karya Hidayat Suryalaga

RediksiaMinggu, 4 Februari 2024 | 17:04 WIB
Resensi Novel Sunda Payung Butut karya Hidayat Suryalaga
Resensi Novel Sunda Payung Butut karya Hidayat Suryalaga

DIKSIA.COM - adalah salah satu karya klasik yang ditulis oleh , seorang penulis asal Tasikmalaya. Novel ini menceritakan kisah antara Siti Habibah, putri seorang naib yang berasal dari keturunan ningrat, dengan Suganda, seorang pemuda desa yang berasal dari rakyat biasa. Novel ini menggambarkan konflik sosial yang terjadi di masyarakat Sunda pada masa penjajahan Belanda, di mana dan status sosial menjadi hal yang sangat penting dan menentukan nasib seseorang.

Identitas Novel Sunda Payung Butut

Identitas Payung Butut adalah sebagai berikut:

  • Judul: Payung Butut
  • Penulis: Hidayat Suryalaga
  • Penerbit: Tjupumanik
  • Tahun Terbit: 1968
  • Genre: Drama Komedi
  • Bahasa: Sunda

Novel ini merupakan salah satu karya sastra klasik yang ditulis dalam bahasa Sunda. Novel ini menceritakan kisah cinta antara seorang putri ningrat dengan seorang pemuda desa yang harus menghadapi konflik sosial di masa penjajahan Belanda. Novel ini juga menggambarkan kehidupan dan budaya masyarakat Sunda dengan indah dan humoris.

Sinopsis Novel Sunda Payung Butut

Novel ini dimulai dengan kedatangan seorang naib baru di sebuah desa di wilayah Sunda. Naib baru ini berbeda dengan naib sebelumnya yang rendah hati dan dekat dengan rakyat. Naib baru ini sangat sombong dan angkuh karena merasa dirinya berasal dari keturunan ningrat yang mulia. Naib baru ini memiliki seorang istri yang cantik dan baik hati, serta seorang putri yang cantik jelita bernama Siti Habibah atau Neng Ebah.

Neng Ebah adalah seorang gadis yang cerdas, mandiri, dan berani. Ia tidak suka dengan sikap ayahnya yang sombong dan diskriminatif terhadap rakyat. Ia juga tidak suka dengan adat istiadat yang mengikat dirinya sebagai seorang putri ningrat yang harus menikah dengan orang yang sepadan dengan kastanya. Ia ingin menikah dengan orang yang ia cintai, tanpa memandang latar belakangnya.