Diksia.com - Bayangkan kamu tiba-tiba terdampar di sebuah tower misterius berisi monster dan bahaya di mana-mana. Alih-alih bertarung seperti hunter biasa, kamu justru mulai bertani untuk bertahan hidup. Itulah premis utama Solo Farming in the Tower, kisah Park Sejun, pemuda biasa yang awalnya excited bisa kaya raya dari dungeon, tapi malah terjebak di area terpencil tower.
Di sana, Sejun memulai petualangan farming sendirian. Dia menanam bibit sederhana yang ternyata tumbuh cepat dan memberikan kekuatan luar biasa. Lambat laun, ladangnya berkembang, dia berteman dengan berbagai hewan menggemaskan, dan menjadi petani tower paling kuat tanpa disadari.
Cerita ini memadukan elemen fantasi, slice of life, dan progression yang santai tapi adiktif.
Update Terkini: Novel Tamat, Manhwa Masih Berlanjut
Kabar gembira buat kita semua penggemar. Novel web asli Solo Farming in the Tower telah resmi tamat dengan total 890 chapter. Penutupan cerita ini terasa memuaskan, menyelesaikan semua arc besar Sejun dalam mengelola ladangnya yang semakin legendaris di tower.
Sementara itu, adaptasi manhwa di platform Naver Webtoon terus berjalan. Hingga akhir 2025, manhwa sudah mencapai chapter 106 dengan update rutin. Visualnya yang cerah dan ekspresi karakter lucu membuat cerita semakin hidup. Kita masih bisa menikmati petualangan baru Sejun dan teman-temannya setiap minggu.
Mengapa Solo Farming in the Tower Begitu Digemari
Di tengah banyak cerita fantasi penuh pertarungan sengit, Solo Farming in the Tower menawarkan sesuatu yang berbeda. Kita bisa ikut merasakan kepuasan sederhana dari panen berhasil, melihat tanaman biasa berubah jadi item overpower, dan tertawa dengan tingkah hewan-hewan pendamping.
Karakter seperti Theo, kucing hitam sombong yang hobi berdagang, atau kelinci-kelinci gemuk yang rakus, selalu berhasil bikin hari kita lebih cerah. Elemen healing dan humor ringan ini membuatnya cocok dibaca kapan saja, apalagi saat kamu butuh istirahat dari cerita berat.
Popularitasnya terus meningkat sepanjang 2025, dengan manhwa yang konsisten masuk daftar baca teratas di berbagai platform.
Karakter Favorit yang Pasti Bikin Kamu Gemas
Park Sejun tetap jadi protagonis relatable yang pekerja keras. Tapi daya tarik utama seringkali datang dari kru hewannya. Theo dengan sikap tsundere-nya, Cuengi si beruang kecil kuat tapi manja, dan para rabbit pekerja ladang yang chubby selalu jadi sorotan.
Interaksi mereka dengan Sejun menciptakan momen-momen heartwarming yang sulit dilupakan. Kita pasti pernah tersenyum sendiri saat melihat mereka berebut makanan atau membantu panen.
Solo Farming in the Tower membuktikan bahwa cerita sederhana tentang bertani bisa jadi petualangan epik. Kalau kamu belum mulai, ini saat yang tepat untuk ikut bergabung dalam ladang Sejun.





