Diksia.com - Kamu pasti pernah merasakan getaran aneh saat membaca cerita horor yang terasa begitu nyata, bukan? Nah, itulah yang kita rasakan saat menyelami novel debut dari penulis Jepang bernama Sesuji.
Berjudul About a Place in the Kinki Region, karya ini membawa kita ke wilayah Kinki di Jepang, yang kini lebih dikenal sebagai Kansai, meliputi kota-kota seperti Kyoto, Osaka, dan Nara.
Novel ini bukan sekadar fiksi biasa, tapi campuran antara cerita hantu dan investigasi yang membuat bulu kuduk berdiri. Di tengah tren horor Jepang modern pada 2026 ini, buku ini masih jadi perbincangan hangat, terutama setelah adaptasi filmnya rilis tahun lalu.
Sinopsis Cerita: Hilangnya Editor dan Rahasia Tempat Misterius
Bayangkan kalau kamu bekerja sebagai editor di majalah okultisme dengan anggaran minim. Itulah yang dialami karakter utama, yang memutuskan untuk meneliti legenda urban di suatu tempat tak bernama di wilayah Kinki.
Saat mengumpulkan artikel lama, wawancara, dan manuskrip tak terbit, dia menemukan pola aneh: beberapa kejadian hilang secara misterius dan cerita hantu seperti Mashiro-san, Akira-kun, serta Wanita Merah, semuanya terkait dengan lokasi yang sama. Tempat itu selalu disensor dalam cerita, hanya ditandai sebagai simbol kosong, menambah aura misteriusnya.
Cerita dibangun seperti dokumen palsu, di mana teman editor yang hilang mengumpulkan semua bukti. Kita diajak ikut menggali kebenaran mengerikan yang muncul perlahan, membuat horornya terasa lambat tapi pasti, seperti api yang menyala pelan tapi membakar habis.
Novel ini awalnya diserialkan secara online di situs Kakuyomu dari Januari hingga April 2023, sebelum diterbitkan fisik pada Agustus tahun yang sama.
Latar Belakang Wilayah Kinki: Mengapa Tempat Ini Cocok untuk Horor
Wilayah Kinki, yang mencakup prefektur seperti Osaka, Kyoto, Nara, Hyogo, Shiga, dan Wakayama, penuh dengan sejarah kuno dan budaya yang kaya. Kita tahu Kyoto dengan kuil-kuil mistisnya, atau Nara dengan rusa liarnya, tapi di balik keindahan itu, ada cerita rakyat tentang roh dan makhluk gaib yang masih hidup di masyarakat Jepang.
Sesuji memanfaatkan ini dengan cerdas, menjadikan wilayah ini sebagai latar yang sempurna untuk horor kontemporer. Kamu bisa bayangkan betapa serunya kalau kita jalan-jalan ke sana sambil ingat cerita ini, tapi hati-hati, jangan sampai tersesat di tempat yang salah.
Profil Penulis Sesuji: Debut yang Langsung Meledak
Sesuji, yang nama pena-nya berarti tulang punggung dalam bahasa Jepang, mungkin merujuk pada sensasi merinding yang dia ciptakan. Penulis ini memulai karirnya dengan novel ini, terinspirasi dari karya horor klasik Jepang.
Pada 2026, Sesuji masih aktif, dengan karya ini yang telah diterjemahkan ke bahasa Inggris dan mendapat pujian sebagai gelombang baru horor Jepang. Kita bisa lihat bagaimana gaya penulisannya yang mirip reportage membuat cerita terasa seperti berita nyata, bukan fiksi semata.
Adaptasi Film: Dari Buku ke Layar Lebar yang Lebih Mencekam
Tahun 2025, novel ini diadaptasi menjadi film berjudul sama, yang langsung trending di media sosial. Filmnya disutradarai dengan gaya yang mempertahankan elemen dokumen palsu, membuat penonton merasa seperti sedang menyaksikan investigasi sungguhan.
Di 2026 ini, film tersebut masih sering dibahas di forum online, terutama karena efek visualnya yang menampilkan wilayah Kinki dengan atmosfer gelap dan menyeramkan. Kalau kamu belum nonton, coba deh, tapi siapkan mental karena twist-nya bisa bikin tidur gelisah.
Dampak Budaya: Horor yang Mengajak Kita Berpikir
Novel ini bukan hanya hiburan, tapi juga mengajak kita renungkan tentang legenda urban di era digital. Di Jepang, cerita seperti ini sering beredar online, dan Sesuji berhasil menangkap esensi itu.
Kamu mungkin akan mulai curiga dengan tempat-tempat biasa di sekitar setelah membacanya. Di tengah maraknya konten horor di platform seperti Twitter atau TikTok pada 2026, karya ini jadi contoh bagaimana fiksi bisa memengaruhi persepsi kita terhadap realitas.
Jadi, kalau kamu pencinta cerita mencekam yang berbasis fakta palsu, novel About a Place in the Kinki Region dari Sesuji ini wajib masuk daftar bacaanmu. Kita bisa belajar banyak tentang budaya Jepang sambil merasakan adrenalin.
Siapa tahu, setelah ini, kamu ingin eksplor wilayah Kinki sendiri, tapi ingat, jaga-jaga dari hal-hal tak terduga.





