Diksia.com - Kamu pasti pernah mendengar cerita mistis yang membuat bulu kuduk merinding. Nah, film Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat menghadirkan salah satu kisah horor paling mencekam tahun ini. Dirilis di bioskop pada 18 September 2025 dan kini tersedia di Netflix, film ini langsung menjadi perbincangan karena diangkat dari kisah nyata yang sempat viral.
Film ini mengisahkan perjuangan seorang perempuan bernama Maryam yang sejak lahir hidup dalam bayang-bayang teror gaib. Sosok jin kuat bernama Ifrit mengikatnya melalui janji kelam yang tak pernah ia inginkan.
Teror ini berlangsung lebih dari 26 tahun dan semakin intens saat Maryam dewasa. Surat-surat misterius muncul tiba-tiba di hadapannya, bisikan tak kasat mata terus mengikuti setiap langkah, serta kejadian aneh yang membuat orang-orang di sekitarnya ketakutan.
Latar Belakang Kisah Nyata di Balik Film Maryam
Kita tahu bahwa banyak film horor Indonesia terinspirasi dari kejadian sungguhan. Kali ini, cerita Maryam berasal langsung dari podcast Lentera Malam yang berjudul Belenggu Jin Kafir. Podcast tersebut menceritakan pengalaman pribadi seorang perempuan bernama Maryam yang merasa terus diawasi dan diikat oleh makhluk gaib sejak kecil.
Sutradara Azhar Kinoi Lubis dan penulis Lele Laila berhasil mengubah kisah tersebut menjadi film yang memadukan horor supranatural dengan elemen psikologis mendalam. Bukan sekadar jumpscare, film ini mengajak kamu merasakan trauma dan perjuangan batin Maryam dalam melepaskan diri dari belenggu yang semakin kuat.
Alur Cerita yang Penuh Ketegangan
Sejak kecil, Maryam sering melihat sosok yang tak terlihat oleh orang lain. Keluarganya semula menganggap itu hanya imajinasi anak-anak. Namun, gangguan tersebut semakin nyata saat ia dewasa dan bekerja di tempat pengolahan ikan asin. Kejadian kesurupan massal terjadi di tempat kerjanya, dan tiba-tiba ada dua sosok Maryam yang terlihat di lokasi berbeda.
Pacarnya, Bagas, berusaha mendukungnya, tetapi tekanan gaib semakin berat. Maryam terus menerima penglihatan aneh, tulisan Arab misterius, serta bisikan yang mengklaim mencintainya. Desa tempat tinggalnya pun mulai terancam, dan warga menyalahkan Maryam atas kejadian-kejadian mengerikan tersebut.
Film ini menunjukkan bagaimana Maryam berjuang mencari jalan keluar. Ia bertemu tokoh-tokoh agama yang membantunya, termasuk upaya pernikahan yang diharapkan bisa memutus ikatan gaib. Semua itu digambarkan dengan atmosfer mencekam yang membuat kita ikut merasakan ketakutan dan keputusasaan Maryam.
Pemeran Utama dan Tim Kreatif
Claresta Taufan Kusumarina memerankan Maryam dengan sangat meyakinkan. Penampilannya berhasil menyampaikan emosi trauma dan ketakutan yang mendalam. Ia didukung Wafda Saifan Lubis sebagai Farhan, Debo Andryos sebagai Bagas, serta Maryam Supraba dan Rukman Rosadi yang melengkapi cerita.
Durasi film 92 menit ini dirasa pas untuk membangun ketegangan tanpa terlalu panjang. Visual dan suara horornya juga dirancang apik, sehingga cocok bagi kamu yang suka genre horor psikologis.
Mengapa Film Ini Layak Ditonton
Kamu yang penggemar film horor lokal pasti tidak boleh melewatkan Maryam: Janji dan Jiwa yang Terikat. Film ini bukan hanya menyajikan teror gaib, tetapi juga mengangkat isu trauma psikologis dan kekuatan iman dalam menghadapi hal-hal gaib. Kisahnya dekat dengan budaya Indonesia, sehingga terasa lebih nyata dan menggigit.
Jika kamu mencari hiburan malam yang bikin deg-degan, tontonlah film ini. Siapkan mental, karena setelah mengetahui sinopsis film maryam ini, kamu mungkin akan berpikir dua kali sebelum sendirian di ruangan gelap. Film ini membuktikan bahwa horor Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat internasional.





