Diksia.com - Kamu pasti pernah mendengar tentang losmen legendaris yang penuh cerita di Yogyakarta. Nah, film Losmen Bu Broto hadir membawa kita ke dalam kehidupan sehari-hari sebuah keluarga yang mengelola penginapan sederhana tapi sarat makna.
Dirilis pertama kali di bioskop pada 18 November 2021, cerita ini sebenarnya diadaptasi dari serial TVRI populer era 1980-an berjudul Losmen.
Cerita Utama yang Mengalir Hangat
Losmen Bu Broto berkisah tentang keluarga Broto yang terdiri dari Pak Broto dan Bu Broto bersama ketiga anak mereka: Pur, Sri, dan Tarjo. Mereka mengelola sebuah losmen di kota Yogyakarta yang terkenal ramah dan mampu memberikan rasa kekeluargaan kepada setiap tamu yang menginap.
Di balik kesederhanaan itu, losmen ini bukan sekadar tempat bermalam, melainkan rumah bagi banyak orang yang datang dengan berbagai latar belakang.
Kehidupan sehari-hari keluarga ini tampak harmonis. Bu Broto dengan kelembutannya menjadi pusat pengelolaan, sementara Pak Broto memberikan dukungan penuh. Anak-anak mereka masing-masing punya peran dan mimpi sendiri dalam menjaga warisan keluarga ini.
Namun, seperti keluarga pada umumnya, konflik tak bisa dihindari. Masalah komunikasi, perbedaan pandangan antar generasi, hingga tantangan eksternal mulai menguji kekuatan ikatan mereka.
Film ini menyoroti bagaimana sebuah losmen menjadi saksi bisu lika-liku kehidupan. Tamu-tamu yang datang membawa cerita mereka sendiri, kadang membawa kebahagiaan, kadang pula masalah yang memengaruhi dinamika keluarga Broto.
Perkembangan Terkini: Losmen Bu Broto The Series di Netflix
Kabar gembira bagi kamu yang menyukai cerita ini, kisah Losmen Bu Broto kembali hidup dengan format serial berjudul Losmen Bu Broto: The Series yang tayang perdana di Netflix pada 29 Mei 2025. Serial ini terdiri dari 8 episode dan membawa nuansa lebih segar dengan fokus pada generasi muda.
Di serial ini, Tarjo sebagai anak bungsu merasa kurang dihargai dan berjuang membuktikan diri dalam mengelola losmen. Tantangan semakin besar ketika ia jatuh cinta pada seorang tamu yang sudah menikah, Anna. Konflik ini membawa isu cinta terlarang, perbedaan usia, serta upaya mempertahankan tradisi keluarga Jawa di tengah arus modernisasi.
Beberapa karakter lama kembali muncul, seperti Bu Broto yang berusaha menyelesaikan krisis keluarga, sementara Atmo menghadapi hubungan jarak jauh. Serial ini tetap mempertahankan esensi kehangatan keluarga, tapi menambahkan lapisan drama kontemporer yang relevan dengan kehidupan saat ini.
Mengapa Kamu Harus Menontonnya?
Losmen Bu Broto, baik versi film maupun serial, berhasil menyajikan cerita yang dekat dengan keseharian. Kamu akan merasakan bagaimana nilai kekeluargaan, pengorbanan, dan saling memahami tetap penting meski zaman berubah. Lokasi syuting di Yogyakarta juga menambah nuansa autentik, membuat penonton seolah ikut menginap di losmen tersebut.
Jika kamu mencari tontonan yang menyentuh hati dengan sentuhan budaya Jawa yang kental, Losmen Bu Broto layak masuk daftar prioritas. Dari konflik kecil hingga ujian besar, cerita ini mengingatkan kita bahwa keluarga adalah rumah sejati, apa pun yang terjadi.





