Batoto Resmi Tutup, xbato Jadi Incaran Pembaca Manga Global

RediksiaSelasa, 20 Januari 2026 | 16:31 WIB
Batoto Resmi Tutup, xbato Jadi Incaran Pembaca Manga Global
Batoto Resmi Tutup, xbato Jadi Incaran Pembaca Manga Global

Diksia.com - Dunia literasi digital sedang berduka. Awal Januari 2026 menjadi titik balik pahit bagi jutaan pecinta manga dan manhwa di seluruh dunia, termasuk kita di Indonesia. Platform legendaris Batoto secara resmi menyatakan berhenti beroperasi secara permanen. Keputusan berat ini diambil setelah situs tersebut dihantam berbagai tekanan hukum hak cipta yang masif, pemblokiran regional di banyak negara, serta serangan server yang membuat stabilitasnya hancur.

Kepanikan pun pecah di berbagai lini masa seperti Reddit dan X. Banyak dari kita yang merasa kehilangan karena ribuan chapter favorit, daftar bacaan yang disusun bertahun-tahun, serta bookmark penting hilang dalam sekejap. Di tengah kekacauan ini, nama xbato muncul sebagai harapan tipis bagi para pembaca yang masih ingin mengakses koleksi mereka.

Apa Itu xbato dan Mengapa Menjadi Rebutan?

Bagi kamu yang belum familiar, xbato merupakan salah satu situs mirror atau cerminan dari basis data utama Batoto. Ketika domain utama mati total, situs seperti xbato.com dan bato.si masih bisa diakses oleh sebagian pengguna. Situs ini menyimpan arsip yang serupa dengan apa yang ada di Batoto, sehingga banyak pembaca beralih ke sana untuk sekadar menyelamatkan daftar bacaan atau menyelesaikan chapter yang menggantung.

Namun, kamu perlu waspada karena status xbato saat ini sangat tidak stabil. Karena beban trafik yang melonjak tajam setelah penutupan domain utama, situs ini sering mengalami kendala teknis, loading yang sangat lambat, hingga seringnya status server down secara tiba-tiba.

Tantangan Hukum dan Masa Depan Situs Mirror

Tumbangnya Batoto dianggap oleh banyak pihak sebagai akhir dari era situs bajakan berkualitas tinggi yang terorganisir dengan baik. Tekanan dari pemegang hak cipta internasional kini semakin agresif. Mereka tidak hanya mengincar situs utama, tetapi juga mulai melacak jalur-jalur mirror seperti xbato.

Kita harus menyadari bahwa menggunakan situs seperti xbato membawa risiko tersendiri. Selain masalah keamanan siber seperti malware yang sering menyertai situs tidak resmi, keberadaan situs ini diprediksi tidak akan bertahan lama. Pihak berwenang dan penyedia layanan internet di berbagai negara, termasuk Indonesia, terus memperketat pemblokiran terhadap domain-domain alternatif ini.

Pindah ke Platform Resmi atau Gunakan VPN?

Menghadapi situasi ini, banyak pengguna global mulai mengambil langkah berbeda. Sebagian dari kita memilih untuk beralih sepenuhnya ke platform resmi yang lebih stabil dan legal demi mendukung para kreator. Namun, ada pula yang masih mencoba bertahan dengan menggunakan layanan VPN untuk menembus blokir regional agar tetap bisa mengakses sisa-sisa konten di xbato.

Meskipun xbato masih memberikan nafas tambahan bagi hobi membaca kita, kenyataan pahit bahwa ekosistem ini sedang berada di ujung tanduk tidak bisa dihindari. Kehilangan Batoto adalah pengingat bahwa konten digital di situs tidak resmi bisa hilang kapan saja tanpa peringatan.