10 Kebiasaan Buruk Bikin Susah Tidur yang Perlu Dihindari

RediksiaRabu, 10 Mei 2023 | 01:17 WIB
10 Kebiasaan Bikin Susah Tidur yang Perlu Dihindari
10 Kebiasaan Bikin Susah Tidur yang Perlu Dihindari

Sulit tidur sering kali bukan hanya disebabkan oleh stres atau gangguan kesehatan, tetapi juga oleh kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari mengganggu kualitas tidur. Menghindari kebiasaan tertentu dapat membantu tubuh lebih mudah tertidur dan mendapatkan istirahat yang lebih berkualitas.

Kurang tidur secara terus-menerus dapat memengaruhi konsentrasi, suasana hati, produktivitas, hingga kesehatan fisik. Karena itu, penting untuk mengenali kebiasaan yang dapat mengganggu pola tidur.

Beberapa kebiasaan yang paling sering membuat seseorang sulit tidur meliputi:

  1. Menggunakan ponsel sebelum tidur
  2. Mengonsumsi kafein pada sore atau malam hari
  3. Tidur siang terlalu lama
  4. Jadwal tidur yang tidak teratur
  5. Makan terlalu dekat dengan waktu tidur
  6. Kurang aktivitas fisik
  7. Mengonsumsi alkohol menjelang tidur
  8. Bekerja atau belajar di tempat tidur
  9. Terlalu banyak paparan cahaya pada malam hari
  10. Memikirkan pekerjaan atau masalah saat akan tidur

Menggunakan Ponsel atau Gadget Sebelum Tidur

Banyak orang menghabiskan waktu dengan ponsel, tablet, atau laptop sebelum tidur. Cahaya biru dari layar dapat mengganggu produksi melatonin, yaitu hormon yang membantu mengatur siklus tidur.

Selain itu, aktivitas seperti bermain media sosial, menonton video, atau membaca berita dapat membuat otak tetap aktif sehingga lebih sulit merasa mengantuk.

Tips: Hindari penggunaan layar setidaknya 30–60 menit sebelum tidur.

Mengonsumsi Kafein Terlalu Sore atau Malam

Kafein merupakan stimulan yang dapat membuat tubuh tetap terjaga selama beberapa jam setelah dikonsumsi. Kafein tidak hanya terdapat dalam kopi, tetapi juga teh, minuman energi, cokelat, dan beberapa minuman bersoda.

Pada sebagian orang, efek kafein dapat bertahan hingga 6–8 jam atau lebih.

Tips: Batasi konsumsi kafein pada sore dan malam hari, terutama jika sering mengalami kesulitan tidur.

Tidur Siang Terlalu Lama

Tidur siang memang dapat membantu mengurangi rasa lelah. Namun, tidur siang yang terlalu lama atau terlalu dekat dengan waktu tidur malam dapat mengurangi rasa kantuk saat malam tiba.

Hal ini dapat mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh.

Tips: Jika ingin tidur siang, batasi sekitar 20–30 menit.

Jadwal Tidur yang Tidak Teratur

Tidur dan bangun pada jam yang berbeda setiap hari dapat membuat tubuh kesulitan mengenali kapan waktunya beristirahat.

Kebiasaan begadang di akhir pekan lalu bangun siang keesokan harinya juga dapat mengganggu ritme tidur alami.

Tips: Usahakan tidur dan bangun pada waktu yang relatif sama setiap hari, termasuk saat libur.

Makan Terlalu Dekat dengan Waktu Tidur

Makan dalam porsi besar menjelang tidur dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, perut penuh, atau meningkatkan risiko refluks asam lambung pada sebagian orang.

Kondisi tersebut dapat membuat tidur menjadi tidak nyenyak atau bahkan sulit untuk tertidur.

Tips: Beri jeda sekitar 2–3 jam antara makan malam dan waktu tidur.

Kurang Aktivitas Fisik

Aktivitas fisik secara teratur dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Sebaliknya, gaya hidup yang terlalu banyak duduk dan minim gerak dapat membuat tubuh kurang lelah secara fisik saat malam hari.

Olahraga juga diketahui membantu mengatur ritme sirkadian dan mengurangi stres.

Tips: Lakukan aktivitas fisik secara rutin sesuai kemampuan dan kondisi kesehatan.

Mengonsumsi Alkohol Menjelang Tidur

Sebagian orang menganggap alkohol dapat membantu tidur karena menimbulkan rasa mengantuk. Namun, alkohol justru dapat mengganggu kualitas tidur dan menyebabkan seseorang lebih sering terbangun di malam hari.

Alkohol juga dapat mengurangi kualitas fase tidur yang penting untuk pemulihan tubuh.

Tips: Hindari konsumsi alkohol sebagai cara untuk membantu tidur.

Menggunakan Tempat Tidur untuk Bekerja atau Belajar

Otak membentuk asosiasi terhadap lingkungan tertentu. Jika tempat tidur sering digunakan untuk bekerja, bermain game, atau belajar, otak dapat mengaitkan tempat tidur dengan aktivitas yang membuat tetap terjaga.

Akibatnya, tubuh menjadi lebih sulit rileks saat waktunya tidur.

Tips: Gunakan tempat tidur terutama untuk tidur dan beristirahat.

Terlalu Banyak Paparan Cahaya pada Malam Hari

Paparan cahaya terang pada malam hari dapat mengirim sinyal ke otak bahwa masih waktunya beraktivitas. Hal ini dapat menunda rasa kantuk dan mengganggu siklus tidur.

Sumber cahaya bisa berasal dari lampu ruangan yang terlalu terang maupun layar elektronik.

Tips: Redupkan pencahayaan kamar menjelang tidur.

Memikirkan Pekerjaan atau Masalah Saat Akan Tidur

Stres, kecemasan, dan pikiran yang terus aktif merupakan penyebab umum sulit tidur. Saat otak terus memikirkan pekerjaan, keuangan, atau masalah pribadi, tubuh akan lebih sulit memasuki kondisi rileks yang diperlukan untuk tidur.

Tips: Cobalah membuat daftar tugas untuk esok hari atau melakukan teknik relaksasi sebelum tidur.

Cara Membentuk Kebiasaan Tidur yang Lebih Baik

Selain menghindari kebiasaan yang mengganggu tidur, beberapa langkah berikut dapat membantu meningkatkan kualitas tidur:

  • Tidur dan bangun pada jam yang konsisten.
  • Menjaga kamar tetap nyaman, tenang, dan gelap.
  • Membatasi penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur.
  • Berolahraga secara rutin.
  • Menghindari makan berat menjelang tidur.
  • Mengelola stres dengan teknik relaksasi atau meditasi.
  • Mengurangi konsumsi kafein pada sore dan malam hari.

Kapan Perlu Berkonsultasi ke Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter jika:

  • Sulit tidur berlangsung lebih dari beberapa minggu.
  • Gangguan tidur mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Sering terbangun pada malam hari tanpa sebab yang jelas.
  • Mengalami kantuk berlebihan di siang hari.
  • Disertai dengkuran keras, henti napas saat tidur, atau gejala lain yang mengarah pada gangguan tidur tertentu.

Gangguan tidur yang berlangsung lama dapat menjadi tanda kondisi medis yang memerlukan evaluasi lebih lanjut.

Poin Penting yang Perlu Diingat

  • Banyak kasus susah tidur dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari.
  • Penggunaan gadget sebelum tidur dan konsumsi kafein pada malam hari termasuk penyebab yang paling umum.
  • Jadwal tidur yang tidak teratur dapat mengganggu jam biologis tubuh.
  • Aktivitas fisik yang cukup dan kebiasaan tidur yang sehat membantu meningkatkan kualitas tidur.
  • Jika gangguan tidur berlangsung lama atau mengganggu aktivitas, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

FAQ

Apakah bermain ponsel sebelum tidur benar-benar membuat susah tidur?

Ya. Cahaya dari layar dan aktivitas yang merangsang otak dapat menunda rasa kantuk dan mengurangi kualitas tidur pada sebagian orang.

Berapa lama sebelum tidur sebaiknya berhenti minum kopi?

Banyak ahli menyarankan menghindari kafein setidaknya 6 jam sebelum waktu tidur, meskipun sensitivitas setiap orang dapat berbeda.

Apakah tidur siang selalu buruk?

Tidak. Tidur siang singkat sekitar 20–30 menit dapat bermanfaat. Yang perlu dihindari adalah tidur siang terlalu lama atau terlalu sore.

Apakah olahraga malam menyebabkan susah tidur?

Tidak selalu. Pada sebagian orang, olahraga malam tidak menimbulkan masalah. Namun jika olahraga intensitas tinggi membuat tubuh terlalu terstimulasi, sebaiknya dilakukan beberapa jam sebelum tidur.

Kapan susah tidur disebut insomnia?

Insomnia adalah gangguan tidur yang ditandai kesulitan untuk tidur, mempertahankan tidur, atau bangun terlalu pagi, dan menyebabkan gangguan fungsi di siang hari.


Referensi

  1. National Sleep Foundation. Sleep Hygiene Recommendations.
  2. Centers for Disease Control and Prevention. Healthy Sleep Habits.
  3. National Heart, Lung, and Blood Institute. Healthy Sleep.
  4. Mayo Clinic. Insomnia and Sleep Health.
  5. National Institute of Neurological Disorders and Stroke. Brain Basics: Understanding Sleep.