Cara Redirect Non-WWW ke WWW di cPanel dan .htaccess

RediksiaSenin, 23 Februari 2026 | 07:33 WIB
Cara Redirect Non-WWW ke WWW di cPanel dan .htaccess
Cara Redirect Non-WWW ke WWW di cPanel dan .htaccess

Diksia.com - Konsistensi URL menjadi salah satu faktor penting dalam pengelolaan website masa kini. Banyak pemilik situs masih bingung memilih antara versi www atau non-www sebagai canonical URL.

Meski Google menyatakan keduanya setara, memilih satu versi saja dan melakukan redirect 301 permanen membantu menghindari duplicate content, memudahkan analitik traffic, serta menjaga kekuatan SEO.

Kamu mungkin sering melihat pengunjung mengakses situs lewat example.com atau www.example.com. Tanpa pengaturan redirect, kedua versi ini bisa dianggap berbeda oleh mesin pencari.

Kita akan bahas cara redirect non-WWW ke WWW secara akurat dan terkini, baik melalui control panel populer seperti cPanel maupun langsung di level web server Apache dan Nginx.

Cara Redirect Non-WWW ke WWW via Control Panel cPanel

cPanel tetap menjadi pilihan utama bagi banyak hosting di Indonesia karena antarmukanya intuitif. Kamu bisa melakukan redirect tanpa harus mengutak-atik kode rumit.

Pertama, login ke akun cPanel hostingmu. Cari menu Redirects di bagian Domains. Pilih Permanent (301) sebagai tipe redirect agar sinyal SEO tetap terjaga.

Pada kolom https?://(www.)?, pilih domain yang ingin diarahkan (tanpa www). Kosongkan bagian path (/). Di kolom Redirects to, masukkan URL lengkap dengan https://www.namadomain.com. Pada opsi www redirection, pilih Do Not Redirect www. atau Only redirect with www. sesuai kebutuhan.

Klik Add lalu tes akses example.com — seharusnya langsung lompat ke www.example.com. Metode ini cocok jika kamu ingin solusi cepat tanpa edit file.

Alternatif lain di cPanel adalah melalui File Manager. Buka folder public_html, cari atau buat file .htaccess (pastikan opsi Show Hidden Files aktif). Tambahkan kode di bagian paling atas atau bawah:

RewriteEngine On RewriteCond %{HTTP_HOST} !^www. [NC] RewriteRule ^(.*)$ https://www.%{HTTP_HOST}/$1 [R=301,L]

Kode ini mengarahkan semua akses non-www ke versi www dengan protokol HTTPS. Simpan perubahan, lalu bersihkan cache browser untuk memastikan redirect berjalan.

Cara Redirect Non-WWW ke WWW di Web Server Apache via .htaccess

Apache masih mendominasi banyak shared hosting. Redirect paling fleksibel dilakukan lewat file .htaccess di root direktori website (biasanya public_html).

Pastikan modul mod_rewrite sudah aktif di server (kebanyakan hosting sudah mengaktifkannya). Buka .htaccess dan tambahkan baris berikut:

RewriteEngine On RewriteCond %{HTTP_HOST} !^www. [NC] RewriteRule ^(.*)$ https://www.%{HTTP_HOST}/$1 [R=301,L]

Kode ini memeriksa apakah host tidak dimulai dengan www, lalu mengarahkan ke versi www dengan status 301 permanen. Jika situsmu sudah pakai HTTPS, gunakan https di tujuan redirect agar terhindar dari mixed content.

Setelah simpan, tes dengan membuka versi non-www. Jika muncul error 500, periksa sintaks atau backup file .htaccess terlebih dulu.

Cara Redirect Non-WWW ke WWW di Web Server Nginx

Bagi kamu yang pakai VPS atau dedicated server dengan Nginx, konfigurasi dilakukan di file server block (biasanya di /etc/nginx/sites-available/).

Tambahkan blok server khusus untuk redirect:

server { listen 80; listen [::]:80; server_name example.com; return 301 $scheme://www.example.com$request_uri; }

Lalu di blok utama (port 443 jika pakai SSL):

server { listen 443 ssl http2; server_name www.example.com;

konfigurasi SSL dan root lainnya

}

Jika ingin menangani semua domain secara umum:

server { listen 80 default_server; server_name ~^(?!www.).*; return 301 $scheme://www.$host$request_uri; }

Setelah edit, jalankan nginx -t untuk tes konfigurasi, lalu reload dengan systemctl reload nginx atau nginx -s reload. Metode ini lebih efisien karena dilakukan di level server, bukan per situs.

Tips Tambahan agar Redirect Berjalan Lancar

Selalu gunakan redirect 301 permanen agar Google mentransfer hampir seluruh nilai SEO. Update Google Search Console dengan menambahkan kedua versi property (www dan non-www), lalu setel canonical preference.

Jangan lupa update internal link, sitemap.xml, robots.txt, serta pengaturan canonical tag di header HTML ke versi www. Tes redirect dengan tools seperti redirect-checker.org atau browser incognito.

Dengan mengikuti langkah di atas, website kamu akan punya URL lebih konsisten, pengalaman pengguna lebih baik, dan potensi ranking lebih stabil di tahun 2026 ini. Selamat mencoba, dan semoga situsmu semakin optimal!