Mengubah URL WordPress di database MySQL dapat dilakukan melalui phpMyAdmin dengan mengedit nilai siteurl dan home pada tabel wp_options. Metode ini sering digunakan ketika tidak bisa mengakses dashboard WordPress, setelah pindah domain, atau saat terjadi kesalahan konfigurasi URL situs.
Bagi banyak pengguna, cara ini menjadi solusi tercepat untuk memulihkan akses ke website yang mengalami masalah redirect, error login, atau URL yang salah setelah migrasi.
Ringkasan Artikel
Jika Anda hanya membutuhkan langkah singkat:
- Login ke phpMyAdmin.
- Pilih database WordPress.
- Buka tabel
wp_options. - Cari opsi
siteurldanhome. - Ubah nilainya menjadi URL baru.
- Simpan perubahan.
- Bersihkan cache dan coba akses kembali website.
Contoh:
| option_name | option_value |
|---|---|
| siteurl | https://domainbaru.com |
| home | https://domainbaru.com |
Kapan URL WordPress Perlu Diubah dari Database?
Mengedit URL melalui database biasanya diperlukan ketika:
- Tidak bisa masuk ke dashboard WordPress.
- Domain website berubah.
- Migrasi website ke domain baru.
- Website mengalami redirect ke alamat yang salah.
- URL WordPress tidak sengaja diubah sehingga admin tidak dapat diakses.
- Proses migrasi menyebabkan konfigurasi URL lama masih tersimpan.
Dalam kondisi seperti ini, phpMyAdmin memungkinkan Anda mengubah URL secara langsung tanpa harus mengakses area administrator WordPress.
Sebelum Mengubah URL Database
Sebelum melakukan perubahan, lakukan beberapa langkah keamanan berikut:
Backup Database
Selalu buat cadangan database terlebih dahulu. Jika terjadi kesalahan, Anda dapat mengembalikan website ke kondisi semula.
Pastikan URL Baru Benar
Gunakan format URL yang sesuai, misalnya:
- https://domainbaru.com
- https://www.domainbaru.com
Pastikan konsisten dengan konfigurasi SSL dan domain yang digunakan.
Ketahui Prefix Tabel
Tidak semua website menggunakan prefix wp_.
Contoh prefix lain:
- wp_
- wp123_
- situs_
Karena itu, tabel yang dicari bisa saja bernama:
- wp_options
- wp123_options
- situs_options
Cara Mengubah URL WordPress Melalui phpMyAdmin
1. Login ke phpMyAdmin
Masuk ke control panel hosting seperti cPanel, DirectAdmin, atau panel hosting lainnya.
Buka menu phpMyAdmin.
2. Pilih Database WordPress
Jika memiliki beberapa database, pilih database yang digunakan oleh website WordPress.
Apabila tidak yakin, buka file wp-config.php dan periksa nilai:
define('DB_NAME', 'nama_database');
3. Buka Tabel Options
Cari tabel:
wp_options
atau tabel options sesuai prefix yang digunakan.
Klik tabel tersebut.
4. Cari Data siteurl
Gunakan fitur pencarian atau lihat pada halaman pertama tabel.
Temukan baris:
option_name = siteurl
Klik Edit.
Ganti nilainya menjadi URL baru.
Contoh:
https://domainbaru.com
Simpan perubahan.
5. Cari Data home
Temukan baris:
option_name = home
Klik Edit.
Ubah nilainya menjadi alamat website yang baru.
Contoh:
https://domainbaru.com
Klik Simpan.
6. Uji Website
Setelah perubahan tersimpan:
- Hapus cache browser.
- Hapus cache plugin jika ada.
- Refresh website.
- Coba login ke area admin.
Biasanya website sudah dapat diakses menggunakan URL baru.
Cara Mengubah URL Menggunakan Query SQL
Selain mengedit secara manual, Anda juga dapat menggunakan query SQL.
Buka tab SQL di phpMyAdmin lalu jalankan:
UPDATE wp_options
SET option_value = 'https://domainbaru.com'
WHERE option_name = 'siteurl';
UPDATE wp_options
SET option_value = 'https://domainbaru.com'
WHERE option_name = 'home';
Jika prefix tabel berbeda, sesuaikan nama tabelnya.
Contoh:
UPDATE situs_options
SET option_value = 'https://domainbaru.com'
WHERE option_name = 'siteurl';
Setelah Ganti Domain, Apakah Cukup Mengubah siteurl dan home?
Tidak selalu.
WordPress sering menyimpan URL lama di berbagai lokasi lain seperti:
- Konten artikel.
- Gambar dan media.
- Metadata posting.
- Data plugin.
- Data widget.
- Pengaturan tema.
Jika website dipindahkan ke domain baru, Anda mungkin perlu melakukan pencarian dan penggantian (search and replace) pada seluruh database.
Banyak administrator menggunakan alat seperti:
- WP-CLI
- Plugin migrasi WordPress
- Tool search-replace database
untuk memperbarui semua URL lama secara menyeluruh.
Alternatif Jika Tidak Bisa Mengakses phpMyAdmin
Apabila akses phpMyAdmin tidak tersedia, URL WordPress juga dapat diubah melalui file wp-config.php.
Contoh:
define('WP_HOME', 'https://domainbaru.com');
define('WP_SITEURL', 'https://domainbaru.com');
Metode ini akan menimpa pengaturan URL yang tersimpan di database selama baris tersebut aktif.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Menggunakan HTTP Padahal Website Sudah SSL
Contoh yang salah:
http://domainbaru.com
Padahal website menggunakan HTTPS.
Akibatnya dapat muncul redirect berulang atau peringatan keamanan browser.
Salah Memilih Database
Pada hosting yang memiliki banyak website, pengguna sering mengubah database yang bukan milik situs yang dimaksud.
Hanya Mengubah siteurl
Beberapa pengguna hanya mengubah siteurl tetapi lupa mengubah home.
Keduanya sebaiknya menggunakan URL yang sesuai agar website berfungsi normal.
Tidak Membuat Backup
Kesalahan edit database dapat menyebabkan website tidak dapat diakses. Backup selalu menjadi langkah pertama yang direkomendasikan.
Poin Penting yang Perlu Diingat
- URL WordPress dapat diubah langsung dari database menggunakan phpMyAdmin.
- Pengaturan utama berada pada nilai
siteurldanhomedi tabelwp_options. - Selalu backup database sebelum melakukan perubahan.
- Pastikan URL baru menggunakan protokol yang benar (HTTP atau HTTPS).
- Untuk migrasi domain penuh, sering kali diperlukan search and replace pada seluruh database.
- Prefix tabel WordPress tidak selalu menggunakan
wp_.
FAQ
Apa perbedaan siteurl dan home di WordPress?
siteurl menunjukkan lokasi instalasi inti WordPress, sedangkan home merupakan alamat utama yang diakses pengunjung. Pada sebagian besar website keduanya memiliki nilai yang sama.
Apakah mengubah URL di database aman?
Ya, selama dilakukan dengan hati-hati dan diawali dengan backup database.
Mengapa website masih mengarah ke domain lama setelah URL diubah?
Kemungkinan masih ada URL lama yang tersimpan pada konten, plugin, tema, cache, atau konfigurasi server.
Apakah perlu mengubah semua URL di database setelah migrasi domain?
Untuk hasil yang bersih dan konsisten, biasanya perlu dilakukan proses search and replace terhadap seluruh database.
Bagaimana mengetahui database yang digunakan WordPress?
Buka file wp-config.php dan lihat nilai pada parameter DB_NAME.
Referensi
- Dokumentasi WordPress: wp-config.php
- Dokumentasi WordPress Developer Handbook
- Dokumentasi phpMyAdmin
- Dokumentasi WP-CLI Search Replace
- WordPress Support Documentation mengenai URL WordPress dan migrasi situs





