Cara Mengubah URL WordPress di MySQL via phpMyAdmin

Muhamad Adin ArifinSenin, 15 Juni 2026 | 17:26 WIB
Cara Mengubah URL WordPress di Database MySQL Menggunakan phpMyAdmin
Cara Mengubah URL WordPress di Database MySQL Menggunakan phpMyAdmin

Mengubah URL WordPress di database MySQL dapat dilakukan melalui phpMyAdmin dengan mengedit nilai siteurl dan home pada tabel wp_options. Metode ini sering digunakan ketika tidak bisa mengakses dashboard WordPress, setelah pindah domain, atau saat terjadi kesalahan konfigurasi URL situs.

Bagi banyak pengguna, cara ini menjadi solusi tercepat untuk memulihkan akses ke website yang mengalami masalah redirect, error login, atau URL yang salah setelah migrasi.

Ringkasan Artikel

Jika Anda hanya membutuhkan langkah singkat:

  1. Login ke phpMyAdmin.
  2. Pilih database WordPress.
  3. Buka tabel wp_options.
  4. Cari opsi siteurl dan home.
  5. Ubah nilainya menjadi URL baru.
  6. Simpan perubahan.
  7. Bersihkan cache dan coba akses kembali website.

Contoh:

option_name option_value
siteurl https://domainbaru.com
home https://domainbaru.com

Kapan URL WordPress Perlu Diubah dari Database?

Mengedit URL melalui database biasanya diperlukan ketika:

  • Tidak bisa masuk ke dashboard WordPress.
  • Domain website berubah.
  • Migrasi website ke domain baru.
  • Website mengalami redirect ke alamat yang salah.
  • URL WordPress tidak sengaja diubah sehingga admin tidak dapat diakses.
  • Proses migrasi menyebabkan konfigurasi URL lama masih tersimpan.

Dalam kondisi seperti ini, phpMyAdmin memungkinkan Anda mengubah URL secara langsung tanpa harus mengakses area administrator WordPress.

Sebelum Mengubah URL Database

Sebelum melakukan perubahan, lakukan beberapa langkah keamanan berikut:

Backup Database

Selalu buat cadangan database terlebih dahulu. Jika terjadi kesalahan, Anda dapat mengembalikan website ke kondisi semula.

Pastikan URL Baru Benar

Gunakan format URL yang sesuai, misalnya:

  • https://domainbaru.com
  • https://www.domainbaru.com

Pastikan konsisten dengan konfigurasi SSL dan domain yang digunakan.

Ketahui Prefix Tabel

Tidak semua website menggunakan prefix wp_.

Contoh prefix lain:

  • wp_
  • wp123_
  • situs_

Karena itu, tabel yang dicari bisa saja bernama:

  • wp_options
  • wp123_options
  • situs_options

Cara Mengubah URL WordPress Melalui phpMyAdmin

1. Login ke phpMyAdmin

Masuk ke control panel hosting seperti cPanel, DirectAdmin, atau panel hosting lainnya.

Buka menu phpMyAdmin.

2. Pilih Database WordPress

Jika memiliki beberapa database, pilih database yang digunakan oleh website WordPress.

Apabila tidak yakin, buka file wp-config.php dan periksa nilai:

define('DB_NAME', 'nama_database');

3. Buka Tabel Options

Cari tabel:

wp_options

atau tabel options sesuai prefix yang digunakan.

Klik tabel tersebut.

4. Cari Data siteurl

Gunakan fitur pencarian atau lihat pada halaman pertama tabel.

Temukan baris:

option_name = siteurl

Klik Edit.

Ganti nilainya menjadi URL baru.

Contoh:

https://domainbaru.com

Simpan perubahan.

5. Cari Data home

Temukan baris:

option_name = home

Klik Edit.

Ubah nilainya menjadi alamat website yang baru.

Contoh:

https://domainbaru.com

Klik Simpan.

6. Uji Website

Setelah perubahan tersimpan:

  • Hapus cache browser.
  • Hapus cache plugin jika ada.
  • Refresh website.
  • Coba login ke area admin.

Biasanya website sudah dapat diakses menggunakan URL baru.

Cara Mengubah URL Menggunakan Query SQL

Selain mengedit secara manual, Anda juga dapat menggunakan query SQL.

Buka tab SQL di phpMyAdmin lalu jalankan:

UPDATE wp_options
SET option_value = 'https://domainbaru.com'
WHERE option_name = 'siteurl';
UPDATE wp_options
SET option_value = 'https://domainbaru.com'
WHERE option_name = 'home';

Jika prefix tabel berbeda, sesuaikan nama tabelnya.

Contoh:

UPDATE situs_options
SET option_value = 'https://domainbaru.com'
WHERE option_name = 'siteurl';

Setelah Ganti Domain, Apakah Cukup Mengubah siteurl dan home?

Tidak selalu.

WordPress sering menyimpan URL lama di berbagai lokasi lain seperti:

  • Konten artikel.
  • Gambar dan media.
  • Metadata posting.
  • Data plugin.
  • Data widget.
  • Pengaturan tema.

Jika website dipindahkan ke domain baru, Anda mungkin perlu melakukan pencarian dan penggantian (search and replace) pada seluruh database.

Banyak administrator menggunakan alat seperti:

  • WP-CLI
  • Plugin migrasi WordPress
  • Tool search-replace database

untuk memperbarui semua URL lama secara menyeluruh.

Alternatif Jika Tidak Bisa Mengakses phpMyAdmin

Apabila akses phpMyAdmin tidak tersedia, URL WordPress juga dapat diubah melalui file wp-config.php.

Contoh:

define('WP_HOME', 'https://domainbaru.com');
define('WP_SITEURL', 'https://domainbaru.com');

Metode ini akan menimpa pengaturan URL yang tersimpan di database selama baris tersebut aktif.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Menggunakan HTTP Padahal Website Sudah SSL

Contoh yang salah:

http://domainbaru.com

Padahal website menggunakan HTTPS.

Akibatnya dapat muncul redirect berulang atau peringatan keamanan browser.

Salah Memilih Database

Pada hosting yang memiliki banyak website, pengguna sering mengubah database yang bukan milik situs yang dimaksud.

Hanya Mengubah siteurl

Beberapa pengguna hanya mengubah siteurl tetapi lupa mengubah home.

Keduanya sebaiknya menggunakan URL yang sesuai agar website berfungsi normal.

Tidak Membuat Backup

Kesalahan edit database dapat menyebabkan website tidak dapat diakses. Backup selalu menjadi langkah pertama yang direkomendasikan.

Poin Penting yang Perlu Diingat

  • URL WordPress dapat diubah langsung dari database menggunakan phpMyAdmin.
  • Pengaturan utama berada pada nilai siteurl dan home di tabel wp_options.
  • Selalu backup database sebelum melakukan perubahan.
  • Pastikan URL baru menggunakan protokol yang benar (HTTP atau HTTPS).
  • Untuk migrasi domain penuh, sering kali diperlukan search and replace pada seluruh database.
  • Prefix tabel WordPress tidak selalu menggunakan wp_.

FAQ

Apa perbedaan siteurl dan home di WordPress?

siteurl menunjukkan lokasi instalasi inti WordPress, sedangkan home merupakan alamat utama yang diakses pengunjung. Pada sebagian besar website keduanya memiliki nilai yang sama.

Apakah mengubah URL di database aman?

Ya, selama dilakukan dengan hati-hati dan diawali dengan backup database.

Mengapa website masih mengarah ke domain lama setelah URL diubah?

Kemungkinan masih ada URL lama yang tersimpan pada konten, plugin, tema, cache, atau konfigurasi server.

Apakah perlu mengubah semua URL di database setelah migrasi domain?

Untuk hasil yang bersih dan konsisten, biasanya perlu dilakukan proses search and replace terhadap seluruh database.

Bagaimana mengetahui database yang digunakan WordPress?

Buka file wp-config.php dan lihat nilai pada parameter DB_NAME.


Referensi

  • Dokumentasi WordPress: wp-config.php
  • Dokumentasi WordPress Developer Handbook
  • Dokumentasi phpMyAdmin
  • Dokumentasi WP-CLI Search Replace
  • WordPress Support Documentation mengenai URL WordPress dan migrasi situs